Perkembangan dan Pola Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nur Saffanah

Abstract

In this millennium era the level of community needs for an education, especially early childhood education is increasing. As a result, since early 2000 several PAUD began to appear and increasingly buried in the district of Gresik. This increase in quantity should also be followed by strengthening the quality and academic value provided by these institutions, so as to provide appropriate educational services to the surrounding community. Based on this thought, this study tries to describe objectively how the improvement and development of PAUD in several regions of Gresik district, the pattern of guidance carried out by the relevant agencies in order to maintain the quality and academic quality provided, then at the end of the study conclusions of the factors that support the development of PAUD provided by related institutions, and also at the same time underlines several factors that can be a stumbling block for the development of PAUD in the Gresik district.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Nur Saffanah. (2019). Perkembangan dan Pola Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education , 6(2), 38-50. Retrieved from http://jurnal.staidagresik.ac.id/index.php/atthiflah/article/view/41

References

  1. Abdillah, Syaikhah binti. 2007. Mencetak Generasi Berkualitas. Solo: Aulia Press.
  2. Anwar. dkk. 2007. Pendidikan Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.
  3. Alwasiah, A. Chaedar. 2006. Pokoknya Kualitatif. Jakarta: penerbit Pustaka Jaya
  4. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.
  5. Bungin, Burhan. 2006. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafika Persada.
  6. Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Peluang dan Tantangan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta.
  7. Eliyati, Cucu. 2005. Pemilihan dan pengembangan Sumber Belajar Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  8. F.R, Herwan (ed.). 2004. Pendidikan Dengan Semangat Otonomi Daerah. Serang: Untirta Press.
  9. Huda, Miftahul. dkk. 2008. Nalar Pendidikan Anak. Yogjakarta: Ar-Ruzz Media.
  10. Ismail, Andang. 2006. Education Games (Menjadi Cerdas dan Ceria dengan Permainan Edukatif). Yogyakarta: Nuansa Aksara.
  11. Masitoh. dkk. 2005. Pendekatan Belajar Aktif Di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Departemen pendidikan Nasional.
  12. Nasution. 1984. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bina Aksara.
  13. Nazir, Moh. 1998. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  14. Nicholson, T. 1991. Do Children Read Words Better in Context or in List? A. Clasic Study Revisited. Journal of Educational Psychology, Vol. 83.
  15. Purwo, Bambang Kaswanti. 1989. PELBA 3: “Pertumbuhan Bahasa Anak Dari Lahir Sampai Masa Prasekolah”. Jakarta: UKAJ.
  16. Puspasari, Amaryllia. 2007. Mengukur Konsep Diri Anak. Jakarta: PT Alex Media Komputindo.
  17. Soenjono, Dardjowidjodjo. 2000. Echa kisah Pemerolehan Bahasa Anak Indonesia. Jakarta: Gramedia.
  18. Sudianto, Mayke. 1995. Bermain, Mainan, dan Permainan. Jakarta: Depdikbud.
  19. Sudono, Anggani. 1995. Alat Permainan dan Sumber Belajar TK. Jakarta: Depdikbud.
  20. Supratman, Dandan. 1994. “Perlakuan Bahasa Kepada Anak Untuk Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia Tahap Dini”. LIP Edisi Khusus. Semarang: Dies Natalis XXIX IKIP Semarang.
  21. Suyanto, Slamet. 2005. Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing.
  22. Tarigan, H.G. 1985. Pengajaran Kosakata. Bandung: Angkasa.
  23. Tompkins, Gail E.dkk. 1991. Language Arts Content and Teaching Strategies. New York.
  24. Ulwan, Abdullah Nashih. 1988. Pedoman pendidikan Anak Dalam Islam. Bandung: Ass- Ayifa.
  25. UU No. 20 tahun 2003 Tentang SISDIKNAS.
  26. UU No 22 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Daerah REPERDA Tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Serang Tahun 2007.
  27. Widyawartava, A. 1984. Kreatif Dalam Berbicara. Yogyakarta: Kanisius.
  28. Materi Bappenas pada 'Pertemuan Regional I Evaluasi Kegiatan Integrasi Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), Gizi, Kesehatan dan PAUD kerjasama Kementerian Kesehatan dengan Kementerian Pendidikan Nasional, Bandung 23-25 Februari 2010, Pedoman Umum Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.
  29. Enas-Unicef, Jakarta, 2009, Pedoman Umum Pengembangan Anak Usia Dini Holistik.